Skip to main content

Posts

Dapur Reuni, UMKM yang Tembus Pasar Modern

Penulis : Nur Akmal Siapa sangka kelihaian dalam membuat kue-kue kering bisa menjadikan seseorang sebagai pengusaha yang sukses, kue kering yang biasa dimakan orang sebagai cemilan sambil bersantai ini rupanya menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Bahkan bila ditekuni dengan baik, bisa lebih dari sekedar menghidupi keluarga. Lihat saja kue kering yang diproduksi oleh label Dapur Reuni milik Sri Susianti yang akrab disapa ibu Uci ini. Awalnya Bermula dari ajang reuni antar teman-teman SEangkatan di SMA negeri 4 Medan pada tahun 2009 lalu. Ia dan 10 orang temannya kemudian membentuk usaha kecil-kecilan dengan memproduksi kue-kue kering seperti keripik ubi ungu, pisang, kacang tojin, kue bawang, dan banyak lagi. Dan dapur yang terbentuk dari acara reunian inilah tercetus nama dapur reuni untuk labelnya.

Nikmatnya Es Kolak Duren Ditengah Panasnya Kota Medan

Penulis : Nur Akmal Cuaca medan yang belakangan ini sangat panas, terutama saat jam-jam siang antara pukul 12 hingga pukul    4 sore. Panasnya cuaca kota Medan bisa bikin masyarakat stress. Salah satu cara untuk meredam panasnya cuaca adalah dengan menikmati es yang dingin bahkan sangat dingin. Rasanya pasti bakal nikmat sekali. Ada satu varian es yang sangat cocok dinikmati untuk cuaca panas, yaitu Es Kolak Duren. Mencari menu es ini gampang. Di Medan ada di jalan T Amir Hamzah, disepanjang jalan tersebut berjejer kios, gerobak, bahkan mobil pick up yang digunakan penjual untuk berdagang. Salah satunya itu, Es Kolak Duren Segar. Es kolak duren ini dinginnya bisa menghilangkan dahaga dan penat setelah seharian ditimpa panasnya matahari.

Sendok Garpu : Kuliner Delivery Untuk yang Malas Keluar

Penulis : Nur Akmal Menjadi seorang mahasiswa bukan berarti tidak bisa berwirausaha, keterbatasan modal bukan menjadi alasan untuk menunda-nunda berwirausaha. Salah satunya, warung Sendok Garpu, warung ini dimiliki oleh 3 orang mahasiswa yaitu Rahmat Hidayat, Bambang Irawan, dan Karya Nugraha. Ketiganya bukan mahasiswa dari 1 universitas, ketiganya adalah teman dekat yang kemudian berniat mendirikan sebuah usaha kuliner. Rahmat seorang Mahasiswa di STIPAP, Bambang Mahasiswa Fakultas Pertanian UMSU, dan Karya sendiri adalah alumni STT Telkom Bandung.

Jamur Crispy Syawal Untuk Biaya Kuliah

Penulis : Nur Akmal Syawaluddin (22) terlihat sibuk menggoreng jamurnya, saat itu pelanggan sedang sepi tapi ia masih mengolah jamur tiram yang selama ini jadi usahanya. Saat ini Syawaluddin masih berstatus mahasiswa, meskipun bulan Mei nanti ia akan memperoleh gelar sarjananya.   Berkuliah di Fakultas Agama Islam UMSU tidak membuatnya enggan untuk menjadi seorang pengusaha muda. Meski kerap dijahili temannya, namun semangatnya untuk berwirausaha sama sekali tidak goyah.

Makan Siang Special Dengan Ayam Gepuk Cabe Hijau

Kelaparan di siang hari? Tapi pengen makan enak dan murah, bosen dengan makanan rumah atau warung-warung nasi di sekitar yang menyediakan menu itu itu saja? Coba sesekali anda jalan ke jalan Tempuling No. 146 Medan, tepatnya di Z&W Coffee. Ada menu makan siang special yang ditawarkan, yaitu Ayam Gepuk Cabe Hijau.

Kuliner : Uniknya Nasi Goreng Pattaya

Penulis : Nur Akmal  foto : google Menu nasi goreng mungkin sudah terdengar biasa saja bagi kita, hampir di sepanjang jalan kita bisa menemukan warung atau restoran yang menyediakan nasi goreng, atau nasi goreng special dan nasi goreng seafood. Namun ada yang berbeda dari varian nasi goreng yang satu ini. Namanya nasi goreng pattaya . Nasi goreng ini asalnya dari Negara tetangga, yaitu Thailand.

Still Believe Indonesia Free From Drug In 2015?

Perhaps my title that I wrote above seem to contain an elements of pessimism, questioned about, is it possibly Indonesia will be able to free from drugs in 2015? Yes, on 2015, that is only two years to go. I remember very well a speech delivered by the SBY’s presidential government which is represented by vice president Boediono when he opened the XXIX international Drug enforcement Conference event, at Denpasar Bali, on June 2012 ago. On the government’s ambition and efforts to combat the drugs in recent years also revealed a suspected drug party by celebrities Raffi   Ahmad and friends. It tarnished our celebrity world’s face. The impression, our celebrity world is very close to the illicit goods. Basically, it was a good news, because one more drug abuse problem revealed again. What is touted one of the drug users tested positive is related to the syndicate on drug dealers.

Tweet Tweet Sia-Sia

Akhir januari 2013, aku bingung harus berekspresi seperti apa. Aku baru sadar alangkah bodohnya aku. Minggu-minggu yang berharga sudah ku habiskan dengan sia-sia. Aku tertawa membaca mentionnya hari ini. Tertulis “Get Well Soon J ”. Aku tau itu untuk siapa. Ya karena meskipun sudah 3 minggu berpisah tetap saja aku masih sering menguntit Timelinenya di twitter. Dua hari sebelumnya aku sudah kembali memberanikan diri untuk menyapanya. Setelah sakit yang luar biasa, karena melihat Display Picturenya di BBM. Kalian tahu, ia memasang foto berdua dengan pacar barunya. Meskipun ia keukeuh mengatakan tidak, tapi aku tidak percaya. Dan benar saja. Itu terkuak seketika. Melihat Display Picture seperti itu siapa yang tidak sakit hati bukan? Seolah olah aku benar-benar tidak ada harganya. Padahal setelah “pertemuan” yang cetar membahana di sebuah pusat perbelanjaan kemarin, aku duluan yang menyapa lewat BBM. Itu percakapan yang sangat kaku. Kaku sekali. Sakitnya, dua menit setelah percak...

Revitalisasi Kebhinekaan Sebagai Upaya Membangkitkan Nasionalisme

Sejak digunakannya semboyan Bhineka Tunggal Ika pada lambang negara Indonesia, dunia menjadi mengenal bangsa kita sebagai bangsa yang majemuk, bangsa yang memiliki keberagaman. Semboyan yang berarti “berbeda-beda namun satu jua” ini harusnya begitu melekat dalam diri setiap masyarakat Indonesia. Karena sejarahnya, semua perbedaan dan kemajemukan dalam diri bangsa ini menjadi satu, kala berjuang melawan penjajahan demi meraih kemerdekaan.

Mewaspadai Kesenjangan Di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

Gembar - gembor tentang pertumbuhan ekonomi negara yang tengah membaik pada saat ini mungkin menjadi salah satu kado spesial dalam penyambutan tahun baru 2013. Santer diberitakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kini meningkat sebanyak 6 %. Ini semakin memperkokoh posisi Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang di dunia. Bersama sdengan India dan China, Indonesia merupakan salah satu dari tiga negara Asia yang memiliki rekam jejak positif pertumbuhan ekonomi, namun pertumbuhan ekonomi ini patut pula diwaspadai. Sebab beriringan dengan hal tersebut, kesenjangan ekonomi pun semakin melebar.

Ironi “Penghilangan” IPA Di Tengah Vonis TIMSS

Kurikulum baru 2013 punya ciri khas yang menuai beberapa pertanyaan, baik dari kalangan orang awam, akademisi, hingga para pakar pendidikan. Beberapa di antaranya adalah, penambahan jam belajar, hilangnya mata pelajaran IPA dan IPS pada jenjang Sekolah Dasar, hingga tidak ada lagi penjurusan pada jenjang SMA. Kurikulum baru yang hangat dibicarakan belakangan ini bersamaan dengan keluarnya hasil Trends In Internasional Mathematics and Science Studies (TIMSS) 2011, yang boleh jadi merupakan cikal bakal diturunkannya “menu” kurikulum 2013.

Dilema Menjadi Guru

Menarik sekali membaca ulasan Arman Bemby Sinaga, tentang, kalau boleh saya sebut, analisanya atas ucapan Mentri Pendidikan dan kebudayaan, M Nuh, yang menyatakan bahwa hukuman bagi siswa dilingkungan sekolah adalah sah-sah saja. Artikelnya di muat di media ini (Harian Analisa) pada Sabtu, 29 September 2012 lalu. Menurutnya hukuman fisik sama sekali tidak mendidik dan penyataan M Nuh sama sekali merusak citra dunia pendidikan.

Berantas Korupsi dari Akar!

Baru-baru ini babak baru perjuangan KPK dalam memberantas korupsi kembali mengalami sebuah ironi. DPR dinilai benar-benar mengkhianati amanat rakyat, karena ingin mempreteli kewenangan KPK melalui revisi Undang-Undang No 30 tahun 2002 tentang KPK. (Kompas, Kamis 27 September 2012). Ini kedua kalinya setelah sebelumnya anggaran Pembangunan gedung baru KPK yang sudah masuk alokasi 2012 tak kunjung disetujui oleh DPR, dengan alasan efisiensi dan kelembagaan KPK yang merupakan lembaga Ad Hoc. DPR pun mensyaratkan penuntasan kasus besar seperti skandal Bank Century, Proyek Wisma Atlet dan Hambalang kepada KPK, semacam hadiah bagi mereka (KPK) jika mampu menuntaskan semua kasus tersebut, barulah DPR memberikan Gedung Baru.

Agar Air Mengalir, Bukan Menetes

Air menjadi kebutuhan Primer setiap makhluk hidup, tanpanya tidak ada yang mampu bertahan di bumi ini. Semua orang menggunakaan air untuk minum, mandi, mencuci dan keperluan lainnya. Namun ketika air sudah menetes, tak lagi bisa digunakan dengan leluasa maka seluruh aktifitas pun akan tersendat. Berbicara soal air, di kota Medan ini khususnya, permasalah tentang air sudah menjadi perbincangan sejak lama. Banyak warga yang mengeluhkan tentang air. Baik itu air sungai yang semakin hari semakin tercemar dan kotor saja, ataupun air yang mengalir melalui pipa-pipa yang kemudian turun melalui keran di kamar mandi kita.

Tanpamu

Hari kedua tanpa mu, rasanya bahkan jauh lebih sulit dari kemarin. Begitu mata ini terbuka, yang diingat pertama kali adalah kau. Rasanya tangan ini bergerak sendiri untuk sekadar melihat handphone dan berharap ada pesan balasan dari mu, yang ternyata tidak ada. Tanpa sadar pula tiba-tiba jari ini mencari kontak atas namamu “my Beiby” untuk sekedar di Miscall agar kau bangun lebih pagi. Untungnya beberapa detik kemudian tersadar bahwa pagi ini sudah berbeda. Lagipula aku sudah me-rename namamu di kontak menjadi “******”, jika tidak mungkin sudah berpuluh kali aku salah kirim sms. karena sampai 2 hari sebelumnya kau satu-satunya orang yang paling sering aku kirimi pesan singkat. Aku tidak tahu mengapa, rasanya aku ingin sekali bertanya, “apa kau merasakan hal yang sama, sama seperti apa yang aku rasakan? Apa kau merasa kehilangan, sama seperti kehilangan yang aku rasakan?” tapi tentu itu pertanyaan bodoh. Karena jawabannya sudah pasti tidak. Sebab jika ia, kau tidak akan bisa tert...

Ajakan untuk Melestarikan Air Bersih

KETIKA saya berlayar di Internet, saya menemukan sebuah artikel yang mengerikan. Padahal pesan dari tulisan itu bertujuan sangat baik. yakni ajakan untuk berhemat air dan peduli lingkungan. Tulisan tersebut berjudul   “Surat dari Tahun 2070”. Seolah-olah surat itu berasal dari tahun 2070, di mana pada zaman tersebut sangat sulit ditemukan air bersih. Lingkungan rusak parah. Air dan udara tercemar hingga tidak bisa digunakan. Tidak ada lagi air yang bisa keluar dari selang, minum hanya dibolehkan setengah gelas sehari dan mandi harus dengan handuk berisi minyak mineral khusus. Mengerikan. Hemat Air Sejak SD Kita selalu diajarkan bahwa air merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui, melalui siklus terjadinya hujan yang sering diterangkan. Sejatinya, air memanglah sebuah sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Namun perlu juga kita ketahui bahwa air tetap harus dijaga kelestariannya. Lebih dari separuh permukaan bumi memang berasal dari air tapi...

Beasiswa DataPrint

Persyaratan Umum: 1.  Pelajar/mahasiswa aktif dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi untuk jenjang D3/S1 2.  Terlibat aktif di kegiatan atau organisasi sekolah/perguruan tinggi 3.  Tidak terlibat narkoba atau pernah melakukan tindak kriminal 4.  Tidak sedang menerima beasiswa dari perusahaan lain. Jika saat ini peserta masih menerima beasiswa dari kampus, peserta berhak mengikuti pendaftaran beasiswa dari DataPrint.

Replika Archa Budha Amitaba

Replika Archa Budha Amitaba yang berbahan batu granit putih, dipajang di museum situs kota cina, Jalan Kota Cina, Kec. Medan Marelan, yang diperkirakan berasal dari abad XII-XIV SM. Patung Budha Amitaba memiliki gaya khas arca India Selatan, patung asli disimpan di Museum Kota Medan. (Foto diambil 20 Juni 2012 oleh Nur Akmal)

Menulis Buku, Siapa Takut?

Indonesia hingga kini setiap tahunnya hanya menerbitkan buku kurang dari 18.000 judul per tahun. Rasanya jumlah tersebut cukup besar, namun jika ditilik dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 237.556.363 jiwa (menurut Sensus Penduduk 2010) jumlah terbitan buku per tahun tersebut masih tergolong rendah. Apalagi jika dibandingkan dengan Jepang (40.000 judul per tahun), India (60.000) dan China (140.000)-baca Kompas (25/6).

Menyoal Etika Tayangan Spesial Ramadhan

Sudah menjadi tradisi ketika bulan Ramadhan (bahkan masih menjelang), stasiun-stasiun televisi berlomba-lomba menyiarkan atau merancang program spesial Ramadhan baik itu tayang saat sahur, sebelum berbuka atau pada malam hari. Namun apakah tayangan spesial tersebut benar “spesial” Ramadhan atau bukan? Apakah tayangan tersebut menyajikan tayangan mendidik dan bermoral kepada penontonnya, atau malah merusak moral masyarakat di bulan suci tersebut?